Jangan Bikin PT Perorangan Jika Bisnis Anda Masih Begini

Jangan Bikin PT Perorangan Jika Bisnis Anda Masih Begini

Jangan Bikin PT Perorangan Jika Bisnis Anda Masih Begini

Jangan bikin PT Perorangan jika bisnis Anda masih begini. Memiliki badan usaha resmi seperti Perseroan Terbatas Perorangan bukan sekadar gaya-gayaan agar terlihat keren di kartu nama atau sosial media. Ada konsekuensi hukum dan perpajakan yang mengikat seumur hidup perusahaan tersebut berdiri.

Jangan Bikin PT Perorangan Jika Bisnis Anda Masih Begini

Peringatan jangan bikin PT Perorangan jika bisnis Anda masih begini ditujukan khusus bagi pelaku usaha yang belum memiliki disiplin administrasi dasar atau mentalitas bisnis jangka panjang.

Mendirikan badan hukum artinya Anda menciptakan subjek hukum baru yang memiliki kewajiban melekat berupa pelaporan pajak rutin, pemisahan rekening keuangan yang ketat, serta penyampaian laporan keuangan tahunan ke kementerian terkait yang jika dilanggar akan berbuah denda atau sanksi administratif.

Mentalitas Cuma Coba-Coba Tanpa Rencana

Jika Anda membuka usaha hanya karena FOMO atau takut ketinggalan tren sesaat tanpa rencana bisnis yang jelas, sebaiknya urungkan niat membuat PT. Badan usaha ini dirancang untuk bisnis yang berkelanjutan.

Ketika Anda sudah memiliki NPWP Badan atas nama PT Perorangan, argometer kewajiban Anda sudah berjalan. Anda tidak bisa mendirikannya hari ini lalu melupakannya besok karena bosan. Membubarkan PT prosesnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jadi pastikan Anda benar-benar serius ingin membangun brand dan operasional bisnis sebelum memutuskan melegalkannya.

Baca Juga Artikel: Biaya Pembuatan PT, Benarkah Bisa di Bawah 1 Juta?

Malas Mengurus Laporan Pajak

Banyak yang mengira setelah bikin PT maka urusan selesai. Padahal PT Perorangan wajib lapor SPT Tahunan Badan. Meskipun omzet Anda masih nol atau nihil, kewajiban lapor itu tetap ada.

Jika Anda tipe orang yang malas berurusan dengan administrasi pajak atau berniat menyembunyikan omzet dari negara, memiliki PT Perorangan justru akan menjadi bumerang. Sistem perpajakan kita kini sudah terintegrasi.

Ketidakpatuhan hanya akan mendatangkan Surat Cinta dari kantor pajak yang berisi tagihan denda. Namun bagi Anda yang taat, ini justru surga karena tarif PPh Final UMKM hanya 0,5 persen yang sangat ringan.

Masih Mencampur Uang Pribadi dan Bisnis

Keunggulan utama PT adalah Limited Liability atau perlindungan aset pribadi. Namun perlindungan ini bisa batal demi hukum jika Anda masih memperlakukan rekening PT seperti dompet pribadi.

Kebiasaan mengambil uang kas perusahaan untuk belanja bulanan rumah tangga tanpa pencatatan yang jelas akan merusak Corporate Veil atau sekat pelindung perusahaan.

Jika Anda belum siap disiplin memisahkan mana uang “Pribadi” dan mana uang “PT”, sebaiknya perbaiki dulu manajemen keuangan Anda. PT Perorangan butuh Laporan Keuangan Neraca dan Laba Rugi sederhana yang wajib dilaporkan elektronik ke Kemenkumham setiap tahun.

Tapi Jika Anda Siap, Inilah Keuntungannya

Setelah membaca poin di atas apakah Anda merasa takut atau justru tertantang. Jika Anda merasa siap disiplin karena visi Anda adalah membesarkan bisnis, maka PT Perorangan adalah kendaraan terbaik untuk Anda.

Dengan biaya pendirian yang sangat murah mulai dari Rp 899.000, Anda mendapatkan fasilitas perbankan prioritas, kepercayaan penuh dari klien korporat, dan perlindungan aset keluarga yang legal. Nilai investasi ini sangat kecil dibandingkan potensi kerugian jika Anda berbisnis tanpa badan hukum dan dituntut oleh klien atau mitra.

Penutup

Sekarang pilihan ada di tangan Anda. Apakah Anda pengusaha musiman yang takut dengan administrasi, atau Anda calon pengusaha besar yang siap tertib demi kemajuan bisnis.

Hubungi Tim Pakar Legalitas Kami di 0822 4932 0600 untuk konsultasi gratis dan mulai proses legalitas Anda sekarang juga!

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, Anda juga bisa membaca artikel terkait kami:

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *